You are currently browsing the monthly archive for Mei 2009.

Salat itu anugerah Tuhan untuk siapa yang dikehendaki-Nya.
Siapa yang dikehendaki Tuhan? Siapa saja yang mau mengenal-Nya.
Alam semesta ini ‘ada’ karena Tuhan ‘ingin’ dikenal.
Siapa yang diberi amanah untuk ‘mampu’ mengenal Tuhan?
Gunung menolak…
Manusia menerima…
Dan manusia paling banyak membantah…

qaala ata’buduuna maa tanhituuna
[37:95]
Ibrahim berkata: “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu ?
waallaahu khalaqakum wamaa ta’maluuna

[37:96]
Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu”.

Berhala…
KBBI mengartikannya patung dewa atau sesuatu yang didewakan untuk disembah dan dipuja.
Ibrahim memaknainya sebagai apa yang kalian pahat…
Tapi, sadarkah Anda bahwa Ibrahim bermaksud lebih dari itu?
Apa yang kalian pahat…
Apa yang kalian buat…per-buat-an
Karya kalian…
Layakkah kalian menyembah karya kalian?
Pantaskah kalian memuja karya kalian?
Padahal Tuhan menciptakan kalian dan karya kalian; perbuatan kalian?
Padahal Tuhan mengajarkan kalian berkata-kata…
.


عبدي أطعني فيما أمرتك ولا تعلمني فيما يصلحك

Hambaku…
Tunaikan saja yang sudah Aku perintahkan padamu.
Dan tidak perlu kau ajari Aku tentang ihwal yang terbaik untukmu.

Wahai Tuhanku…
Bagaimana mungkin aku ‘mengajari-Mu’ tentang ihwal yang terbaik untukku…
Berkata-kata saja aku Kau ajari…

Wahai Salik,
Berhati-hatilah engkau di jalan Tuhanmu
Masih banyak perintang jalan yang lain
Kau sangka semua ‘karya manusia’ itu karya manusia?
Lalu, di mana kau tempatkan karya Tuhanmu?
Maha Suci Tuhan yang menjadikan manusia berkarya…
Wahai Salik, persangkaanmu itulah perintang jalanmu
Kau ingin ibadahmu disaksikan manusia…
Apakah tidak cukup Tuhanmu sebagai saksi?
Kau ingin memperoleh surga dengan ibadahmu
Layakkah rahmat Tuhanmu kau bayar dengan beribu tahun ibadahmu?
Bahkan satu matamu lebih berat daripada ribuan tahun ibadahmu
Wahai Tuhan ampuni kami, rahmati kami, maafkan kami

terinspirasi dari ad-Durr an-Nafiis (Mutiara yang Indah)
Karya Syekh Muhammad Nafis bin Idris Albanjari

%d blogger menyukai ini: