Pernahkah kau perhatikan kalam saat ia menorehkan tinta di atas kertas?
Apakah kalam berkehendak menorehkan huruf demi huruf yang membentuk kata-kata menjadi kalimat?
Bukankah yang menggerakkan kalam itu tanganmu? dan yang menggerakkan tanganmu itu dirimu?
Kalam tidak lebih dari sekadar alat penoreh kata-kata menjadi kalimat
Tanganmu hanya alat penggerak kalam
Dirimukah yang berkehendak?
Lalu, dimanakah kehendak Tuhanmu?

No comments yet
Pengumpan komentar untuk artikel ini